Penghargaan untuk Jose Mourinho

Jose Mourinho mendapatkan kembali penghargaan Tapiro d’Oro untuk tahun ini. Tidak hanya pada tahun ini, Mourinho juga sebenarnya mendapatkan penghargaan ini di tahun 2019. Penghargaan Tapioro d’Oro yang dikenal juga dengan nama Tapir Emas merupakan sebuah penghargaan yang dibuat oleh program televisi Mediaset yang bernama Striscia La Notizia.

Apa Itu Penghargaan Tapioro d’Oro?

Penghargaan berupa piagam emas ini diberikan kepada selebriti, figur publik, olahragawan atau politikus besar yang memiliki performa buruk pada saat itu. Penghargaan ini sudah dijalankan sejak tahun 1996 lalu.
Sesungguhnya, pemberian penghargaan ini bisa dianggap sebagai candaan, sehingga ada beberapa penerima yang tidak sungkan dianugerahi Tapir Emas didepan kamera. Dan tentu saja ada banyak orang yang menolak dan menghindari penerimaan tersebut sehingga Valerio Staffelli selaku presenter harus mengejar mereka.

Beberapa pemain bola yang pernah mendapatkan penghargaan ini diantaranya adalah Antonio Cassano. Ia sering mendapatkan penghargaan ini yaitu sebanyak 15 kali. Cassano menjadi pemegang rekor yang menerima Tapioro d’Oro terbanyak sebagai pesepak bola.

Yang kedua ada Zlatan Ibrahimovic yang sudah menerima penghargaan ini sebanyak 6 kali. Kemudian ada Christian Vieri menerima sebanyak 5 kali, Ronaldo sebanyak 3 kali, Alessandro del Piero juga mengakui mendapatkan Tapir Emas ini sebanyak 3 kali dan mengatakannya lewat media sosial Facebook miliknya.
Tidak ketinggalan juga Fransesco Totti dan Marco Boriello mendapat gilirannya untuk menerima penghargaan ini masing-masing sebanyak 2 kali, lalu ada Hernan Crespo, Mario Balotelli dan Gonzalo Higuain.

Jose Mourinho Tolak Penghargaan

Mourinho tidak mau menerima penghargaan Tapir Emas pada tahun 2019 lalu dan juga tahun ini. Presenter Valerio Staffelli bahkan sudah datang dari jauh ke tempat latihan Giallorossi untuk menyerahkan piala Tapiro d’Oro. Namun Mourinho tidak menggubris Staffelli sama sekali dan memilih untuk tidak memberikan komentar apapun serta berjalan langsung menuju mobilnya.

Alasan Mourinho Diberikan Penghargaan

Bukan tanpa alasan tentunya seseorang akan diberikan penghargaan Tapir Emas begitu saja. Performa dari klub Roma yang kalah dari klub Norwegia, Bodo/Glimt pada pertandingan UEFA Conference League merupakan situasi paling payah selama Mourinho memimpin Giallorossi.
Klub Roma nyatanya hanya dapat mencetak gol sekali saja sehingga dengan skor akhir 1-6 membuat klub Roma kalah jauh pada ajang tersebut. Tidak sampai disitu saja, pertandingannya melawan Venezia yang baru naik ke Seri A menghasilkan skor 2-3. Sehingga dari kelima laga di kompetisi tersebut klub Roma hanya berhasil meraih satu kali kemenangan saja.

Menilai Kinerja Jose Mourinho

Mourinho bergabung dengan klub Roma pada awal musim ini. Pada pertandingan awal musim segalanya berjalan baik untuk klub dan Mourinho. Ditandai dengan Roma yang bersaing di peringkat atas pada awal musim. Akan tetapi setelah menjalani 11 pertandingan, performa yang diberikan Roma mulai merosot.

Seakan memperkeruh suasana, Mourinho mulai kembali ke kebiasaan lamanya, yaitu mengeluh soal wasit. Komplainan Mourinho dimulai pada saat Roma kalah sewaktu bertanding melawan Lazio pada duel derby della Capitale dengan hasil 2-3.
Sejak saat itu, Mourinho semakin sering melakukan komplain. Sebenarnya Mourinho semoat memperbaiki kebiasaan mengeluhnya soal wasit. Namun dengan hasil pertandingan yang mengecewakan membuatnya perlahan kembali ke kebiasaan lamanya.

Entah mengeluh lewat media, baik sebelum pertandingan dimulai maupun sesudah, ia melimpahkan kesulitan yang dialami oleh timnya kepada wasit. Jose Mourinho bahkan sempat diusir oleh wasit pada bulan Oktober lalu di pertandingan Roma vs Napoli dengan skor 0-0. Mourinho sempat diam dan tidak mengajukan komplain, namun perlahan kebiasaan lamanya kembali muncul juga.

Dalam tiga tahun terakhir perjalanan karirnya, Mourinho sudah pindah klub sebanyak tiga kali. Klub Manchester United memecatnya pada tahun 2018, disusul pemecatan oleh Tottenham pada tahun 2021 dan saat ini masih berada di klub Roma. Walaupun sering dipecat, faktanya Mourinho malah semakin kaya. Hal ini dikarenakan ia selalu menerima kompensasi di setiap pemecatannya.

Klub di Premier League memiliki aturan Managerial Payouts yang berarti klub harus membayar kompensasi tertentu jika mereka memutuskan kontrak kerja dengan pelatih. Oleh karena itu tidak heran jika Mourinho semakin kaya raya.