Apa Itu Cryptocurrency? Masi Kenali Lebih Jauh

Belakangan ini, Anda pasti mendengar istilah cryptocurrency. Mata uang yang popular sejak tahun 2013 ini merupakan suatu mata uang digital/virtual yang memiliki suatu jaminan berupa kriptografi, yang mana mata uang tersebut tidak mungkin digandakan atau dipalsukan. Selain itu, mata uang tersebut memiliki suatu jaringan terdesentralisasi berdasarkan teknologi blockchain.

Ciri khas dari mata uang kripto ini adalah umumnya mereka tidak dikeluarkan secara resmi oleh otoritas pusat, melainkan ‘kebal’ terhadap campur tangan ataupun manipulasi dari pemerintah.

Jenis-Jenis Cryptocurrency

Sebenarnya, terdapat beberapa macam (diketahui lebih dari 2.200 jenis) cryptocurrency, yang pertama kali Anda harus ketahui adalah Bitcoin, yang hingga saat ini masih dijadikan mata uang yang sangat populer dan berharga.

Namun, saat ini, terdapat beberapa mata uang kripto ‘kompetitor’ yang lahir dari kesuksesan Bitcoin (sering disebut sebagai altcoin), seperti Peercoin, Namecoin, Litecoin, Cardano, EOS, dan Ethereum.

Hingga saat ini, jumlah nilai keseluruhan dari semua mata uang kripto yang ada di seluruh dunia mencapai 214 miliar dollar, yang mana Bitcoin masih mendominasi sekitar 68% dari total nilai yang ada.
Berikut ini jenis-jenis mata uang kripto yang saat ini populer diperdagangkan di seluruh penjuru dunia.

1. Bitcoin, satu mata uang kripto pertama yang hingga saat ini masih sangat terkenal, diperkenalkan pertama kali oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Hingga saat ini, terdapat lebih dari 18 juta bitcoin yang diperdagangkan dengan total nilai pasar mencapai 146 miliar dollar USA.

2. Litecoin, hadir pada tahun 2011 sebagai mata uang digital peer-to-peer yang menghasilkan blockchain dengan kecepatan lebih cepat, sehingga transaksi pun dapat dilakukan dengan lebih cepat tanpa diperlukan adanya sistem komputasi yang powerful.

3. Dogecoin, turunan dari Litecoin sejak Desember 2013 silam, yang menjadikan anjing Shiba Inu sebagai maskotnya. Nilainya jauh lebih rendah daripada bitcoin, sehingga sering digunakan untuk donasi, transaksi kecil, dan memberi tip. Bahkan, mata uang kripto ini memiliki komunitas tersendiri yang sangat bersahabat, sebab sering melakukan kegiatan amal, donasi, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya.

4. BitcoinCash, diluncurkan pada Agustus 2017 lalu, hadir dari sekelompok pengguna Bitcoin yang tidak setuju dengan beberapa aturan yang ada, lalu dilakukan improvisasi yang lebih baik dari Bitcoin.

5. Feathercoin, suatu mata uang kripto yang bersifat open source, dibuat oleh Peter Bushnell dari Oxford University pada April 2013. Mata uang ini dibilang mirip dengan Litecoin.

Apa Untung dan Ruginya Mata Uang Kripto?

Mata uang kripto selalu menjanjikan Anda dapat melakukan transfer dana secara langsung dan mudah antar dua pihak, tanpa harus melibatkan bank ataupun kartu kredit sebagai pihak ketiga. Selain itu, seluruh pengguna di seluruh penjuru dunia dapat menggunakan mata uang ini tanpa ada syarat apapun, serta transaksinya terbilang lebih cepat dibandingkan transaksi di bank.

Namun, cryptocurrency di sini memiliki sifat semi-anonim transaksi yang dapat merugikan Anda karena membuatnya sangat cocok untuk sejumlah kegiatan ilegal/tidak baik, seperti penggelapan pajak dan pencucian uang.

Fungsi Cryptocurrency

Saat ini, banyak masyarakat yang mulai mencoba bertransaksi atau bahkan berinvestasi dengan mata uang kripto ini. Sebenarnya, apa saja fungsi mata uang kripto yang bisa Anda coba?

1. Membeli barang atau jasa.
Saat ini, banyak sekali perusahaan yang mulai memberlakukan mata uang kripto sebagai salah satu alternatif alat pembayaran yang ada, misalnya Overstock dan Newegg. Anda juga dapat menggunakan mata uang kripto ini di berbagai fasilitas umum seperti bandara/penerbangan, hotel, restoran, aplikasi, dan bahkan bar. Bahkan, ada juga perguruan tinggi yang juga memberlakukan mata uang kripto sebagai salah satu pilihan transaksinya, meskipun kebanyakan perusahaan yang ada masih menerima Bitcoin saja.

2. Investasi
Fungsi lainnya dari mata uang kripto ini adalah investasi. Pada awalnya, semakin popular mata uang ini, maka harganya akan semakin meningkat tajam, sehingga banyak orang yang mulai ‘mendadak kaya’ setelah berinvestasi melalui mata uang kripto ini. Kurang lebih, prinsip harga mata uang ini mirip dengan prinsip ekonomi pada umumnya, di mana harga/nilai akan naik ketika terdapat banyak permintaan. Lalu, semakin banyak orang yang mulai berinvestasi dengan mata uang ini, maka harganya pun akan semakin naik, sehingga termasuk dalam kategori high risk dalam investasi.

3. Mining/pertambangan
Pada dasarnya, pertambangan juga dijadikan fungsi dari mata uang kripto ini. Umumnya, pengguna harus memecahkan teka-teki cryptography dan mencatatnya dalam suatu blockchain, dengan cara mining lah teka-teki tersebut dapat terselesaikan.

Semakin besar daya komputasi pengguna akan mining itu maka semakin besar pula peluang para pengguna untuk memecahkannya, dan jika teka-teki itu berhasil dipecahkan, maka Anda akan mendapatkan hadiah sebagai biaya transaksi.

Itulah tadi beberapa bahasan seputar mata uang kripto. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk bertransaksi atau berinvestasi dengan mata uang ini? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, ya.