Inilah Panduan Terkait Staking Crypto

Generasi saat ini menyambut crypto dengan sangat meriah. Semakin banyak masyarakat yang satu persatu mulai bermain crypto dan mendalaminya. Bahkan tren crypto di Indonesia ini dipopulerkan oleh anak bangsa. Sehingga semakin banyak masyarakat yang percaya cryptocurrency. Namun, di dalam dunia cryptocurrency, terdapat banyak sekali istilah yang cukup membingungkan. Salah satunya adalah staking crypto. Masih banyak masyarakat yang belum paham dengan berbagai istilah tersebut. Jadi, yuk simak artikel ini lebih jauh karena akan membahas tentang apa itu staking crypto di mana kita bisa melakukan staking?

Apa itu Staking Crypto?

Staking merupakan sebuah kegiatan di mana pengguna menyimpan crypto-nya di dompet khusus cryptocurrency dengan tujuan untuk berpartisipasi melindungi operasi sistem blockchain dengan basis proof-of-stake (PoS). Yang mana hal ini sebenarnya sangat mirip dengan kegiatan mining atau penambangan crypto dengan makna untuk membantu jaringan untuk mendapatkan konsensus dan memberi imbalan kepada para pengguna yang turut berpartisipasi. Lalu, persis seperti kegiatan mining di platform PoW, seseorang yang melakukan staking akan diberi insentif untuk menemukan blok yang baru. Kemudian untuk melakukan staking, terdapat beberapa tempat yang dapat digunakan.

Staking Di Mana?

Anda bisa melakukan staking crypto di berbagai tempat. Namun tempat tersebut berbeda dengan tempat untuk menambang atau mining. Di tempat-tempat ini, anda bisa staking banyak crypto. Yuk, simak di mana anda bisa melakukan staking.
1. Bursa
Banyak sekali pengguna platform bursa, sehingga dengan sendirinya, bursa terjun ke bisnis staking secara otomatis. Karena menurut platform ini, pedagang staking dapat mendiversivikasikan pendapatan mereka yang tidak digunakan. Serta mereka juga bisa memonetisasi dana yang mereka miliki di platform tersebut. Sehingga pada akhirnya mereka terjun ke bisnis ini.

2. Binance
Kemudian, binance juga merupakan sebuah bursa crypto. Bahkan menjadi bursa crypto paling populer di dunia cryptocurrency. Memiliki volume perdagangan yang sangat besar dan juga pesat sehingga banyak sekali para pemula yang melirik platform ini. Selain staking, bursa binance ini juga menyuguhkan staking lainnya, seperti DeFi, Binance USD, BTS, dan Binance Coin (BNB).

Maka dari itulah, banyak para investor pemula maupun berpengalaman ingin melakukan kegiatan staking di platform ini. Karena memang seperti yang kita ketahui, banyak keunggulan yang dimiliki oleh platform ini. Sehingga sebagai pemula pun tidak perlu khawatir karena platform ini sudah pasti terpercaya. Dan segera mulai lah lakukan staking agar bisa segera mendapatkan keuntungan.

3. Coinbase
Coinbase juga merupakan sebuah bursa crypto yang cukup dikenal dan terkemuka. Dan di sinilah anda bisa mendapatkan beberapa cryptocurrency yang terpilih. Banyak sekali koin yang dapat disuguhkan di platform ini. Misalnya adalah kita bisa melakukan staking ALGO, XTZ, dan juga ETH 2.0.

4. Pribadi
Jika anda memiliki dompet dingin, atau dompet crypto pribadi yang bisa digunakan. Tentunya anda harus menyimpan koin di alamat yang sama dan tidak boleh berbeda agar imbalan staking tidak hilang sia-sia. Kemudian terdapat dompet crypto pribadi yang bisa anda percayai untuk mendukung kegiatan staking anda. Dan ada 4 dompet yang bisa anda gunakan dan inilah yang paling populer sehingga anda tidak perlu khawatir dengan kinerja dan juga fasilitasnya.
5. Cool Wallet S
Cool wallet merupakan salah satu perangkat keras bluetooth yang menyuguhkan staking stablecoin. Dan hal ini dilakukan dalam sebuah aplikasi dan melalui sebuah fitur yang disebut dengan X-Saving. Cool wallet juga merupakan perangkat keras pertama yang menggunakan teknologi bluetooth. Menjadi yang pertama, dan paling dipercaya oleh banyak pengguna, anda tidak perlu khawatir dengan keunggulannya.
6. Ledger
Tidak lupa dengan Ledger si pemimpin dompet dingin cryptocurrency yang sama-sama populer dengan cool wallet S. Ledger juga merupakan sebuah dompet perangkat keras yang bisa mempertahankan kendali koin koin anda selama proses staking itu sendiri. Dan keamanannya pun tidak perlu diragukan lagi, karena ledger sangat terkemuka. Dan banyak sekali jenis koin yang bisa didapatkan di Ledger ini, misalnya Tron (TRC), ALGO, serta ATOM.
7. Trust Wallet
Trust Wallet merupakan salah satu dompet pribadi yang dipercaya oleh banyak pemain cryptocurrency. Trust Wallet juga didukung oleh Binance sehingga pastinya anda bisa percaya pada Trust Wallet. Dan dompet yang sangat serbaguna dan memiliki banyak sekali keunggulan dan juga menyuguhkan berbagai macam hal yang bisa di-staking. Misalnya, ATOM, CTZ, TRX, VeChain (VET), IoTEX (IOTX), Tomo Chain (TOMO), ALGO, serta Callisto (CLO).
8 Trezor
Selain itu, Trezor juga merupakan salah satu dompet perangkat keras yang bisa anda percaya. Karena Trezor merupakan dompet paling tua sedunia yang dapat mendukung kegiatan staking. Anda bisa melakukan staking sepuasnya di dompet paling terpercaya ini. Dan Tezos pun mendukung aset melalui sebuah aplikasi dompet Exodus yang merupakan pihak ketiga.

Inilah beberapa hal terkait Staking Uang Crypto yang bisa anda terapkan. Anda bisa tetap menggunakan platform yang terpercaya untuk melakukan staking daripada menggunakan platform yang tidak dikenal asal usulnya. Biasanya, platform yang berbahaya akan menjanjikan atau mengiming-imingi hasil staking yang sangat tinggi bahkan mungkin tidak masuk akal. Maka dari itu, tetaplah berhati-hati dalam memilih platform untuk melakukan staking agar tidak tertipu dan malah merugi.

Dan anda harus tetap ingat bahwa dalam kegiatan staking uang crypto tetap ada risikonya. Maka dari itu lah, lebih baik sebelum melakukan kegiatan staking untuk selalu meneliti dan mengamati segala halnya. Karena tentu saja dalam melakukan staking pun bisa menyebabkan kerugian jika anda tidak bijak dalam menggunakanyna. Lakukanlah staking dengan bijak dan penuh pengetahuan agar tidak merugi, dan tetap melakukannya pada plarform ternama.