TIPS MELAKUKAN INVESTASI REKSADANA

Salah satu investasi yang sering dilakukan adalah investasi reksadana. Investasi ini memungkinkan orang-orang melakukan investasi di instrumen-instrumen pasar keuangan. Sebelum anda melakukan investasi jenis ini, anda harus memahami langkah-langkah yang harus anda lakukan. Berikut penulis rangkum tips-tips untuk melakukan Investasi Reksadana.

Saat ini, salah satu kegiatan menghasilkan uang yang paling diminati orang-orang adalah investasi. Kegiatan investasi ini merupakan aktivitas yang menempatkan modal balik yaitu uang atau aset-aset berharga ke dalam suatu lembaga, benda, ataupun pihak lain dengan harapan investor tersebut akan mendapatkan keuntungan dalam kurun waktu tertentu.

Modal dari investor akan dikembangkan oleh pihak yang mengelola hingga mendapatkan keuntungan pada periode tertentu. Keuntungan yang diperoleh dari pengelolaan tersebut akan dibagi antara investor dan pengelola sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan oleh kedua pihak.

Tips-tips melakukan investasi reksadana:

Berikut ini merupakan tips-tips reksadana yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan keuntungan yang optimal:

  1. Memahami cara kerja Investasi Reksadana

Sebagian orang hanya ingin melakukan Investasi Reksadana tanpa tujuan yang jelas dengan perkiraan dan strategi yang matang. Sebenarnya, reksadana adalah salah satu investasi yang mudah dilakukan oleh pemula karena modal yang diberikan akan dipecah ke beberapa instrumen, dengan kata lain dipecah ke beberapa perusahaan.

Jika nilai saham di suatu perusahaan turun, maka tidak semua dana yang telah diinvestasikan di semua instrumen akan turun. Investasi ini akan tetap aman karena tidak semua permodalan anda akan turun nilainya, sehingga sangat direkomendasikan untuk para pemula. Hal ini juga dikarenakan oleh risiko kerugian yang tidak terlalu besar.

Investasi ini juga berpotensi memberikan return yang cukup besar dan memiliki pasar yang sangat luas sehingga modal anda bisa dikelola dengan baik. Selain itu, investasi ini juga mudah diakses dan memiliki banyak informasi yang sudah tersebar di banyak sosial media.

Informasi yang tersedia juga cukup luas mulai dari apa yang dibutuhkan untuk melakukan Investasi Reksadana, cara-cara alur perjalanan investasi agar tetap berjalan dengan baik hingga mendapatkan keuntungan yang lebih optimal. Tugas anda adalah harus mengumpulkan banyak-banyak informasi agar strategi investasi yang dilakukan benar-benar matang,

  1. Memahami tujuan yang ingin anda capai

Jenis investasi ini memiliki banyak jenis sehingga anda benar-benar memahami tujuan anda melakukan investasi. Tujuan anda harus lebih matang untuk menentukan jenis yang anda pakai.

Anda harus memantapkan keputusan anda mengenai jenis investasi yang akan digunakan, besar modal yang ingin anda tanamkan, serta jangka waktu yang diinginkan apakah jangka panjang atau jangka pendek.

Dengan begitu, keputusan anda bisa terarah dengan baik sesuai dengan apa yang anda butuhkan. Anda harus benar-benar mempelajari langkah-langkah yang akan anda ambil sehingga akan memperbesar keuntungan yang bisa anda dapatkan.

Tidak usah buru-buru, yang anda butuhkan adalah informasi yang jelas dan detail sehingga fokus anda tetap terjaga dengan baik.

  1. Memahami istilah-istilah pada reksadana

Untuk mempermudah melakukan Investasi Reksadana, sebaiknya anda harus memahami istilah-istilah yang sering digunakan dalam investasi ini, yaitu:

  1. NAB: jumlah dana yang dikelola suatu reksadana
  2. UP: satuan ukuran yang menandakan jumlah penyertaan yang dipunyai oleh investor
  3. NAB/UP: nilai aktiva per unit penyertaan atau harga dan transaksi yang dilakukan
  4. Subscription: biaya untuk membeli reksadana
  5. Portofolio efek: kumpulan surat-surat berharga milik perusahaan
  6. Redemption: biaya untuk menjual reksadana
  7. Prospektus: profil perusahaan, termasuk laporan keuangan tahunannya
  8. Transaksi disbursement: transaksi pencairan dari sebagian dana investor
  9. Manajer investasi: manajemen yang mengelola dana investasi
  10. Transaksi switching: pengalihan dana yang dilakukan oleh investor dari suatu reksadana ke reksadana lainnya.
  11. Bank kustodian: lembaga keuangan administrator dan pengawas yang menjaga aset investasi
  12. KIK (kontrak investasi kolektif): reksadana berbentuk kontrak antara bank Kustodian dengan Manajer investasi.
  13. Siapkan modal yang memadai

Sebagai investor, anda harus menentukan investasi yang akan anda pilih. Namun, anda harus menyiapkan modalnya terlebih dahulu. Pastikan modal yang anda miliki cukup untuk Investasi Reksadana.

Jangan menggunakan uang pinjaman untuk investasi karena akan merugikan anda. Hal ini karena jangka waktu investasi dan keadaan instrumen-instrumen berbeda-beda sehingga tidak dianjurkan menggunakan modal dari pinjaman.

Sebelum melakukan investasi reksadana, anda harus memastikan perkiraan keuntungan yang akan anda dapatkan. Jangan lupa melakukan simulasi terlebih dahulu untuk mendapatkan perkiraan strategi dan perhitungan untuk mengoptimalkan Investasi Reksadana yang anda lakukan.